Pilihan Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Dokumen
Bahruddin MD dalam acara Kick Andy, MetroTV
image

Bahruddin MD

Penemu metode Jari Aljabar, Bahruddin MD, tampil dalam acara Kick Andy pada hari Ahad, 20 Feb 2011 di studio MetroTV. Tahun lalu, tanggal yang sama, 20 Februari 2010 Jari Aljabar dianugerahi Piagam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori bidang penemuan. Alhamdulillah, terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Jari Aljabar.

SISWA JARI ALJABAR BERPRESTASI
image

Siswa-siswi Jari Aljabar :

Putri (Cabang Jakarta Timur), Binti Heavi (Bandung), Nabila (Bandar Lampung) dan siswa lainnya dari berbagai cabang  menyandang prestasi menghitung cepat dengan metode Jari Aljabar. Teruji dan terbukti saat di tes oleh Manajer Rekor Muri dan Para Wartawan yang meliput acara penganugrahan Piagam Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada Bp Bahruddin MD sebagai penemu Metode Jari Aljabar, pada 20 Feb 2010 di Semarang. Semoga ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi  para orang tua siswa agar putra-putrinya dapat belajar Metode Jari Aljabar di cabang/unit  terdekat.

SISWA JARI ALJABAR BERPRESTASI
image

Nabila : Siswi Jari Aljabar Cabang Bandar Lampung

JARI ALJABAR MERAIH ANUGERAH REKOR DARI MURI
image

Keunggulan Metode Jari Aljabar

 

Alhamdulillah, keunggulan Metode jari Aljabar mendapat pengakuan berupa piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori penemuan. Keunggulan yang masuk dalam kriteria penilaian adalah (1)metode Orisinil, (2)menggunakan bilangan basis sepuluh, (3)formasi lambang bilangan konsisten dan tetap, (4)tanpa alat dan tanpa rumus, dan (5)diselenggarakan dengan pendekatan Islam.

Dengan segala keunggulan di atas, metode Jari Aljabar sangatlah mudah, cepat, cerdas dan menyenangkan ntuk dipelajari. Tampak pada foto para perwakilan siswa Jari Aljabar yang berprestasi, melakukan demo menghitung cepat dengan metode Jari Aljabar. Turut mendampingi, penemu Metode Jari Aljabar, Bahruddin MD pada penganugerahan Rekor MURI, Semarang, 20 Februari 2010.

PROGRAM EKSKUL DAN PRIVAT
image

SDIT  A.Hidayatullah Cilangkap

Jari Aljabar bekerjasama dengan sekolah-sekolah TK dan SD untuk menerapkan metode Jari Aljabar dalam program Ekstra Kurikuler Matemtika. Alhamdulillah dengan menerapkan metode Jari Aljabar prestasi para siswa terus meningkat. Sekolah yang telah menerapkan Metode Jari Aljabar diantaranya adalah : TK/SDIT A.Hidayatullah Cilangkap, TK Alhikam Kebon Jeruk, TK Mutiara Bangsa Kalideres Jakbar, SDIT Assahadatain Depok, dll. Mudah2an ini menjadi motivasi bagi sekolah2 lain untuk segera menerapkan metode Jari Aljabar sebagai program Ekskul disekolahnya.


PRIVATE/LES DI RUMAH

Pogram Private atau Les untuk belajar di rumah siswa dengan ketentuan Satu kelompok belajar terdiri dari min 2 siswa dan maks 3 siswa dengan biaya sebesar Rp 600.000/bln.

Buku Jari Aljabar
image

Ayo Belajar Jari Aljabar

--------------------------------------------------------------------------------------------------

JARI ALJABAR VS METODE LAIN

Terlalu banyak pertanyaan dari masyarakat luas tentang perbedaan Metode Jari Aljabar dengan metode berhitung lain yang juga menggunakan jari tangan sebagai medianya.
Setidaknya ada 8 perbedaan substansial, yakni:

 

  1. Jari Aljabar dikonsep secara original tanpa adopsi dari metode sempoa tradisional atau lainnya.  Metode lain dikonsep dengan mengadopsi metode sempoa
  2. Jari Aljabar dikonsep dengan bilangan basis 10 (sepuluh) sesuai kaidah matematika, beberapa metode lain dikonsep dengan biangan basis 5 (lima) sehingga tidak sesuai dengan kaidah matematika.
  3. Jari Aljabar tidak menggunakan rumus yang rumit seperti istilah "teman besar-teman kecil" atau gabungan dari kedaunya, beberapa metode lain menggunakan rumus yang rumit tersebut.
  4. Lambang bilangan Jari Aljabar konsisten ketika digunakan untuk operasional, beberapa metode lain tidak konsisten ketika digunakan untuk opersional.
  5. Jari Aljabar diajarkan dengan pendekatan pendidikan Islam, beberapa metode lain diajarkan secara konvensional.
  6. Jari Aljabar mendapat piagam Museum Rekor Dunia Indonesia kategori penemuan berkat metodenya yang original. 
  7. Lambang bilangan Jari Aljabar terdaftar di Kemenkumham dilindungi oleh Undang-undang Hak Cipta. Beberapa metode lain yang juga menggunakan jari sebagai medianya belum terdaftar, karena hampir semua metode tersebut menggunakan lambang yang sama.
  8. Jari Aljabar lebih mudah, cepat dan cerdas. Hal ini dibuktikan oleh kesaksian para peserta pelatihan yang juga pernah mengikuti pelatihan pelatihan metode lain.
Itulah pembedaan yang obyektif dan ilmiah, sehingga Jari Aljabar mendapat kepercayaan masyarakat luas dari berbagai kalangan, termasuk kalangan akademis dan institusi pendidikan.
Terima kasih kepada semua atas kepercayaan dan dukungannya kepada Jari Aljabar.
Salam sukses untuk kita semua.
RSS Feed
Assalamualaikum...
image

Penemu Metode Jari Aljabar Bahruddin MD

+6281218979357


Jari Aljabar Center Indonesia.
Perumahan Limus Pratama Regency,
Jl. Blitar Blok F5 no.9, Cileungsi-Bogor 16820
Telp. 021 68209593 - 0812 1897 9357
Email: training.online14@yahoo.co.id
BANK MITRA JARI ALJABAR
image

Bank Syariah Mandiri

BANK MITRA JARI ALJABAR
image

Bank BRI Syariah

Setiap proses transaksi dapat dikirim ke Jari Aljabar Center Indonesia melalui:

  1. Bank Syariah Mandiri, no rekening: 10370 23658
  2. Bank BRI Syariah, no. rekening: 1002469096
  3. Bank Mandiri, no. rekening: 129 00 07579960

a.n. Bahruddin MD

Dimohon untuk mengirimkan konfirmasi setelah transfer melalui SMS ke nomor 0812 1897 9357 dengan format:

nama_jumlah dana_nama bank_untuk pembayaran_alamat lengkap_no telp 

Contoh: Amir_7,5 juta_BSM_DP cabang_Jl Bunga Raya no 9 RT 009/08 Kec. Cileungsi - Bogor 16820_0219128987

Ruang Tamu Jari Aljabar
image

Kursi Jari Aljabar

KEUNGGULAN JARI ALJABAR
image

Aurel : Siswi Jari Aljabar berprestasi yang tampil pada acara Kick Andy di MetroTV, 20 Februari 2011.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------


Keunggulan

 

Jari Aljabar

 

adalah

 

RAHMAT :

 

 

 

Ringkas

 

Aktif

 

Harmoni

 

Mudah

 

Aplikatif

 

Terpadu

 

LAMBANG BILANGAN JARI ALJABAR
image

 

 

Lambang bilangan Jari Aljabar seperti tertera pada gambar adalah merupa kan lambang dari suatu angka yang ditunjukan oleh formasi jari tangan, dan bukan menunju kan suatu jumlah dari banyaknya jari tangan.


Lambang bilangan Jari Aljabar berfungsi juga sebagai alat hitung yang konsisten dari suatu operasional penjum-lahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.  Terbukti mudah dioperasikan, cepat, cerdas dan menyenangkan.


Penemuan lambang bilangan ini oleh Bahruddin MD telah didaftar sebagai Hak Cipta di Dirjen Hak Cipta Dept Hukum dan HAM RI dan telah mendapat anugrah Rekor Dunia Indonesia MURI katagori Penemuan pada 20 Feb 2010 di Semarang. (BRD)


brd/jarialjabar/3/2011

 

8 Tips

Metode belajar

Jari Aljabar.

 

1. Belajar tidak diawali dengan cara menghafal.

2. Belajar dengan pemahaman dan pengembangan logika.

3. Belajar dengan kaidah bilangan matematika basis 10.

4. Tidak memberikan PR yang belum dipelajari di kelas.

5. Tidak memberikan nilai yang mengecewakan atau mempermalukan siswa.

6. Selalu memberikan apresiasi dan pujian.

7. Dihadapan guru semua siswa pintar, dan tidak ada anak bodoh

8. Belajar dalam suasana yang menyenangkan, tidak tegang dan menakutkan.

------------------------------------------

brd/jarialjabar/3/2011

 

8 Aspek

Perkembangan

Anak

Dapat di Latih

Melalui

Metode Jari Aljabar

Oleh : Bahruddin MD.

 

Setidaknya ada 8 aspek yang harus diperhatikan terkait dengan perkembangan anak, hal ini dapat dilatih melalui belajar dengan Metode Jari Aljabar, 8 aspek tersebut antara lain, adalah :

 

PERTAMA,

Perkembangan fisik: hal ini terkait dengan perkembangan motorik dan fisik anak seperti berjalan dan kemampuan mengontrol pergerakan tubuh,seperti menggerakan tangan dan jari pada saat belajar dengan metode Jari Aljabar.

 

KEDUA,

Perkembangan sensorik: berkaitan dengan kemampuan anak menggunakan panca indra dalam mengumpulkan informasi, seperti gambar2 yang di tampilkan pada saat belajar lambang-lambang Jari Aljabar.

 

KETIGA,

Perkembangan komunikasi dan bahasa: terkait dengan kemampuan menangkap rangsangan visual dan suara serta meresponnya, terutama berhubungan dengan kemampuan berbahasa dan mengekspresikan pikiran dan perasaan, seperti bernyanyi pada saat belajar Jari Aljabar.

 

KEEMPAT,

Perkembangan kognitif: berkaitan dengan bagaimana anak berpikir dan bertindak, seperti pada saat belajar konsep berhitung, penjumlahan dan pengurangan dengan metode Jari Aljabar.

 

KELIMA,

Perkembangan emosional: berkaitan dengan kemampuan mengontrol perasaan dalam situasi dan kondisi tertentu, seperti blajar teliti, percaya diri, ketenangan, kebanggaan dan kesenangan ketika belajar metode jari Aljabar. Baik dilakukan dalam latihan mengerjakan soal ataupun ujian kenaikan level. Dan interaksi sesama teman.

 

KEENAM,

Perkembangan Kepekaan (sensitifitas) berkaitan dengan  kemampuan reaksi personal dalam menerima dan menghadapi situasi dan kondisi tertentu. Sehingga anak akan cepat merespon situasi dan kondisi tsb dengan baik dan positif.  Hal ini diajarkan dalam metode jari aljabar melalui soal-soal cerita yang membantu menggugah sensitifitas atau  kepekaan anak terhadap lingkungan yang dihadapinya. 


KETUJUH,

Perkembangan sosial: berkaitan dengan kemampuan memahami identitas pribadi, relasi dengan orang lain, dan status dalam lingkungan sosial, seperti belajar dalam kebersamaan, kerjasama,dan berkelompok. Baik dilakukan didalam kelas maupun di luar kelas.

 

KEDELAPAN,

Perkembangan Spiritual : berkaitan dengan kemampuan memahami identitas keyakinannya (agamanya), hubungannya dengan orangtua, dengan Rosulnya, dan dengan Sang Pencipta Maha pemilik Ilmu, Allah SWT.  Dalam hal ini Metode Jari Aljabar mengajarkan Doa sebelum belajar, Soal cerita dalam matematika dengan sentuhan nilai-nilai agama, seperti akhlakul karimah, ibadah dan muamlah. 

 

Demikian mudah-mudahan Jari Aljabar adalah solusi cara belajar yang baik dan efektif bagi putra-putri anda.

--------------------------------------------------------------------

brd/jarialjabar/6/2011

 

Metode Jari Aljabar

Mudah

Cepat

Cerdas dan

Menyenangkan

 

------------------------------------------------------------------------

brd/JACI/07/2011

SLINK

Sempoa dan Matematika

image

SEMPOA DAN MATEMATIKA.
Masih ada yang bertanya kepada saya tentang bagaimana belajar matematika dengan sempoa.

Pertanyaan : Mengapa sempoa harus ada rumus teman besar, teman kecil ?
Jawab : Karena alat sempoa bilangan dasarnya 5 (basis 5), sedangkan matematika bilangan dasarnya 10. (basis 10). Jadi logika berhitung sempoa tidak sesuai dengan kaidah matematika. Karena itu pada operasi tambah -kurang, sempoa harus menggunakan rumus teman besar dan teman kecil serta rumus gabungan, sehingga terjadi kebingungan bagi anak ketika ia beljar di sekolah, karena matematika di sekolah bilangan dasarnya 10 (basis 10).

Pertanyaan : Tapi hasil perhitungannya benar dan bisa Cepat, bagaimana ?
Jawab : Hasilnya benar dan bisa cepat dengan menggunakan alat sempoa,itu tidak menjamin anak untuk berlogika dengan benar sesuai kaidah matematika. Kalau targetnya hanya benar dan cepat dengan menggunakan alat, maka lebih cepat dan benar anak diajarkan dengan alat kalkulator. Bahakan perhitungan kalkulator sesuai dengan kaidah matematika karena bilangannya berbasis 10.

Lihat contoh perhitungan sempoa dibawah ini :
(alat ini digunakan dg cara menggeser tombol atau biji sempoa)
7 + 6 = ....
Tambah enam berarti geser 10 (tambah 10) dikurang 4. (rumus teman besar)
Kurang 4 berarti geser 5 (kurang 5) dan geser 1 (tambah 1). (rumus teman kecil).
setelah proses dengan logika diatas barulah di temukan hasilnya.
hasilnya 1 puluhan dan 3 satuan = 13.
Inilah proses alat sempoa.

Bandingkan dengan alat kalkulator. (digunakan dengan cara menekan tombol)
7 + 6 = ...
Tambah enam berarti tekan tanda + dan tekan 6 dan tekan = hasilnya langsung 13

Bandingkan dengan metode pengembangan logika (konsep benda nyata ).
7 + 6 =...
Tambah enam kelereng berarti langsung di hitung denggan menambah 6 kelereng.
sehingga 6 kelereng tsb habis dihitung. sehingga hasilnya langsung didapat.

Bagaimana jika konsep benda nyata penjumlahan dihitung dengan sempoa : tambah 6 kelereng berarti tambah 10 kelereng kemudian dikurang 5 kelereng dan ditambah 1 kelereng. Logikanya rumit bukan ?

Itulah jawaban saya, walaupun belum tuntas tapi bisa menjadi pegangan secara ilmiah, buat anda mempertimbangan, apakah anak pantas diajarkan dengan alat sempoa dengan bilangan basis 5 atau tidak. Jadi bukan soal cepat atau tidak anak berhitung.

Tksh atas perhatiannya, dan mhn maaf kepada guru2 sempoa, karena yang saya sampaikan ini adalah ilmu yang kami bahas dengan fakta ilmiah. Jadi bukan karena maksud-maksud lain.

Wassalam.

Thu, 24 Mar 2011 @19:39


3 Komentar
image

Fri, 3 Jun 2011 @17:24

chalim fauzi

menurut saya, sebaiknya ilmu jari aljabar segera di sebarluaskan, demi kemajuan anak anak kita, kapan buka cabang di sidoarjo?

image

Sat, 13 Aug 2011 @09:56

Sempoa Kreatif

assalamu alaykum. masukan yg sanagat bagus buat kami agar bs memperbaiki mutu dan kualitas. salam kreatif smg sukses

image

Mon, 15 Aug 2011 @21:01

Bahruddin MD

Kepada Mas Arif pengelola SK, Sy mhn maaf atas koreksi sempoa yang saya sampaikan apabila mengganggu kenyamanan mas Arif sebagai pengelola Sempoa Kreatif.. Tapi percayalah Mas Arif koreksi ini justru untuk kebaikan kita bersama. Jika Mas Arif merasa di rugikan secara finansial atas koreksi yang saya sampaikan, saya dengan ihklas menawarkan Mas Arif bergabung dengan Jari Aljabar, dan semua guru2 yang dibawah koordinasi Mas Arif bisa kami training Jari Aljabar. Mengenai teknis kerjasamanya bisa kita bicarakan kemudian. Mudah2an niat baik dari saya bisa diterima oleh Mas Arif. Perlu mas Arif ketahui bahwa koreksi yang saya sampaikan ini akan terus saya sampaikan diberbagai kesempatan, seperti seminar, pelatihan, tulisan ataupun diskusi2 tentang matematika. Jadi sekali lagi saya mhn maaf. Demikian salam sukses buat mas Arif.


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 8+3+2

Copyright © 2014 Yayasan Jari Aljabar Indonesia · All Rights Reserved